Thursday, November 28, 2019

Berita Bola - Depay dan Para Pemain yang Seharusnya Tidak Didepak MU Setelah Era Ferguson

Setelah Ferguson pensiun, Manchester United bergantian dipimpin oleh David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, dan sekarang ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Keempat manajer itu tak satu pun mampu mempersembahkan gelar Premier League. Bahkan, MU juga beberapa kali gagal lolos ke Liga Champions.

Manchester United mengalami periode yang suram sepeninggal Sir Alex Ferguson yang pensiun pada 2013. Empat manajer pengganti Ferguson gagal membuat Setan Merah kembali berjaya.

Tak terkecuali pada musim ini. Performa Setan Merah di bawah kendali Solskjaer jeblok. MU masih tercecer di peringkat kesembilan klasemen sementara Premier League.

Solskjaer dinilai tak mampu memanajemen tim dengan baik. Keputusannya memainkan pemain muda tak bisa dibilang berhasil.

Ia justru dihujani kritikan atas keputusan yang telah dibuat. Keputusan Solskjaer menjual Romelu Lukaku ke Inter Milan juga dinilai keliru. DAFTAR SITUS BO

Imbasnya, lini depan Setan Merah kurang tajam musim ini. Marcus Rashford yang didapuk menambal celah yang ditinggal Romelu Lukaku tak bergitu moncer musim ini.

Namun performa Rashford tersebut bisa dimaklumi. Rashford bukan penyerang murni melainkan pemain sayap. Musim ini, ia dipaksa bekerja ekstra keras di bawah Solskjaer.

Solskjaer kerap dibanding-bandingkan dengan Sir Alex Ferguson oleh suporter MU. Ferguson disebut sebagai manajer paling cerdas memanajemen klub dan pemain. Ferguson dinilai mampu membaca potensi pemain dengan baik.

Meski demikian, MU juga sempat berhasil merekrut pemain hebat dan potensial sepeninggal Ferguson. Sayang, beberapa pemain potensial itu malah dijual ke klub lain.

Jika Anda penasaran dengan pemain yang dijual pada era setelah Ferguson tapi sebenarnya masih punya potensi bagus untuk klub, berikut ini rangkumannya seperti dilansir Bola.com.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post